Beranda » fhasion » baju muslim » baju koko » Macam-macam Jenis Kerah Kemeja

Macam-macam Jenis Kerah Kemeja

Dilihat 888x | Tags fhasion, baju muslim, baju koko,

Macam-macam Jenis Kerah Kemeja September 2017

bajukokomodern.com - Kerah kemeja merupakan salah satu bagian penting dari penampilan keseluruhan dari kemeja. Memilih kerah kemeja merupakan bagian penting dalam proses memilih kemeja. Kerah tersebut sebaiknya duduk merata pada leher, dan yang paling penting adalah tidak membuat Anda tercekik. Cara praktisnya adalah menyelinapkan 2 jari Anda ke dalam kerah tersebut tanpa membuat Anda tercekik.

Sfraight Point Collar/ Turndown Collars. Kerah Straight point atau Kerah Turndown Point. Tipe kerah Classic Point yang baru ini memberikan sentuhan kontemporer bagi kemeja Anda. Dengan ujung kerah yang lebih panjang dan pita kerah yang lebih tinggi dari Kerah Classic point, Kerah Straight Point menawarkan bentuk kerah adalah bagian dari keluarga kerah yang lebih keras. Dengan jenis kerah ini, akan mendapat sentuhan lebih kontemporer dibandingkan dengan kemeja klasik. Kebanyakan jenis ini digunakan dengan dasi dalam acara formal. Lebih terlihat klasik dalam warna putih. Cocok untuk setiap jenis pria. Turndown collars adalah kerah dengan porongan kerah yang runcing menghadap kebawah, kerah ini terbagai meniadi dua kelas, Point Collar dan Cutaway / Spread Collar.

Point Collar. Kerah ini sudah sangat terkenal sebagai kerah basic, sebagai tata busana kemeja pria yang paling umum digunakan. Hampir sekitar 90% kemeja pria menggunakan jenis kerah ini. Kerah ini sangat ideal untuk digunakan dalam acata-acara bisnis yang biasanya membutuhkan kemeja dan dasi. Jenis kerah ini terlihat cukup berkelas dan mudah dalam penggunaan sehari-hari. Kerah Classic Point ini direkomendasikan untuk semua jenis bentuk wajah. Untuk penampilan tertutup dapat dikombinasikan dengan dasi yang bagus dan tuxedo. Untuk penampilan terbuka, jenis kemeja ini akan terlihat penampilan yang lebih kasual. 

Cunway / Spread Collar. Kerah ini dapat dikatakan populer kedua setelah point collar, dengan tidak jauh berbeda dengan kakaknya tersebut, bagian kerah ini juga meruncing dibagian bawah hanya regangan dari bagian badan kerah kanan dan kiri lebih terlihat luas dan lebar, hingga potongan ini sangat cocok untuk badan yang terlihat kurus, atau mau menunjukan jenis ikatan dasi yang digunakan.

Button Down Collars. Kembali mengulang keruksesan point Collors, kerah ini menegaskan keruncingan tersebutdengan kancing pada bagian yang runcing, dengan hadirnya kancing pada bagian ini sangat mempertegas penampilan. Jenis kerah ini memiliki kancing diujung kerahnya dan dapat dipakai tanpa memakai dasi. Kerah Button Down ini tidak bisa berdiri, bahkan ketika berolahraga. Jenis kerah ini diciptakan urtuk kenyamanan yang sempurna ketika dipakai untuk bermain polo. Jenis kerah ini paling sering terlihat pada pakaian yang lebih santai. Masih dapat digunakan dengan dasi tapi masih dianggap kurang formal dibandingkan dengan jenis kerah lainnya. Kancing pada kerah selalu terpasang kencang untuk menghindarkan kecerobohan.

Pin and Tab Collars. Kerah ini memang kembali berbentuk runcing, hanya saja yang membedakan Pin Collars adalah adanya lubang kecil pada setiap atau sisi kerah untuk memberikan pin atau identitas yang ditancapkan pada kerah tersebut. Sedangkan Tab Collars, hadir menghubungkan kedua sisi kerah tersebut, "hook and loop closttre".Jenis kerah ini hanya bisa bisa digunakan bersamaan dengan dasi. Kerah jenis ini menggunakan pengait, biasanya menggunakan kancing untuk mengencangkan kerah yang ditempatkan dibawah simpul dasi. Pengait ini berguna untuk mengokohkan posisi dasi dalam posisi yang benar dan mencegah dasi berpindah posisi ke depan dan keatas, menciptakan tampilan kerah yang `kokoh` dan lebih simpul yang lebih rinci. Jenis kemeja ini populer di prancis dan Amerika Serikat pada era 1930an. Jenis Kerah Tab ini tidak boleh digunakan tanpa dasi, selain itu kerah jenis ini dapat digunakan untuk menyembunyikan leher panjang yang tidak normal. Saat ini sangat sulit untuk mendapatkan kemeja yimg menggunakan jenis kerah ini karena terlihat sangat mewah dan sangat british. Jenis kerah ini boleh dipakai jika Anda memiliki kepercayaan diri yang tinggi karena akan menarik perhatian orang.

Wing Collars. Kerah Wing  ini seakan mengambang dan tidak menyentuh bagian badan kemeja, berbentuk meruncing dengan ukuran yang runcing. 

Rounded Collar. Rounded Collar atau Lincoln Collar adalah bagian dari kerah kemeja bulat. Bagian unjungnya yang bulat rnemberikan tampilan yang lembut pada kerah tradisional yang sangat bergaya retro ini. Dua kancing pada pita kerah memperlihatkan bahwa kerah ini lebih tinggi dibandingkan dengan ujung kerah klasik. Hal ni terlihat lebih kontemporer. Kerah jenis ini sangat cocok bagi para pecinta busana kemeja retro. Sebagaimana ditunjukan dalam namanya, Presiden Lincoln yang dibunuh pada tahun 1865 yang menggunakan krah ini. Kerah ini dapat dipakai dengan atau tanpa dasi dan cocok untuk segala jenis wajah atau leher.

Mandarin Collar. Kerah Mandarin yang minimalistik ini terinsprasi dari Timur Oriental. Kerah ini kebanyakan dipakai oleh penduduk keturunan Cina. Kerah ini berbentuk siku-siku dan memiliki kurva kecil di tengah tanpa adanya ujung kerah. Saat tertutup krah ini dapat dikenakan sebagai pakaian formal. Ketika dibuka krah ini dapat dipakai dalam acara-acara yang lebih santai. Tapi satu hal yang bperlu diingat, jangan menggunakan dasi ketika mengenakan krah ini.Kerah ini cocok untuk pria yang berwajah bulat.

Beberapa model kerah kemeja dalam buku Gentleman Roefeel, Timeless Fashion Bernhard antara lain :

Button-down Collar adalah model krah dengan kancing di kedua ujungnya. Berasal dari kemeja para pemain polo di Inggris. 

Club (Rounded) Collar adalah model kerah yang tinggi dan ujungnya berbentuk setengah lingkaran, tidak melancip. Di Barat, kerah model ini biasa dikenakan anak sekolah. Pin Collar adalah kerah yang kedua kelepaknya dihubungkan peniti yang berukuran cukup besar. 

Tab Collar adalah kerah yang diantara kedua kelepak kerah diberi semacam lidah kecil untuk menautkan kelepaknya agar sudut tempat simpul dasi menjadi lebih sernpit, namun lebih rapi. 
Straight (turn-down collar) adalah kerah yang bentuknya mirip model button-down collar, namun tidak berkancing dikedua ujungnya. Ujung kerahnya ada pula yang turun 6 crn 7 cm. Model kerah seperti ini kurang bagus untuk pria berwajah panjang, karena model ini akan membuat wajah terkesan semakin panjang. 

Wings Collar adaiah kerah yang pada kedua ujungnya berbentuk segitiga kecil dan biasa dikenakan bersama dasi kupu-kupu dan busana fuxedo. 
English Spread /Cutaway Collar adalah kerah yang memiliki sudut kerah yang sangat lebar, sehingga jarak kedua ujung kerah rnenjadi jauh. Model kerah ini sangat cocok dikenakan untuk pria yang gemar mengikat dasi dengan simpul Windsor yang lebih gemuk dibandingkan simpul Four In Hand sehingga mernbutuhkan sudut kerah yang lebih lebar. Kemeja dengan model kerah seperti ini berkesan formal. terlihat kaku. dan tinggi dileher serta tetap tanrpak elegan meski dikenakan tanpa dasi. Pria berwajah bulat atau lebar sebaiknva tidak mengenakan kemeja dengan model kerah ini. karena akan membuat wajah tarnpak lebih lebar.

Band Collar atau lebih dikenal sebagai kemeja berkerah Nehru.Hal lain yang perlu diperhatikan dalam rnembuat kerah adalah :1. Kerah jangan sampai membuat pemakainya merasa tercekik2. Harus ada ruang antara leher dan kerah kemeja yaitu 2 jari diantara kerah dan dasi agar lega bernafas.Pada kerah kemeja biasanya terdapat label yang mencantumkan dua ukuran. Yang nomornya lebih kecil adalah ukuran leher, sedangkan yang nomornya lebih besar ukuran tubuh. Bila pada label kerah kemeja tercantum angka15 / 38 berarti lingkar lehernya 15, ukuran tubuhnya 38.Selain memperhatikan model kerah kemeja, harus memperhatikan motif kemeja yang akan di kenakan. Jika menyukai kemeja motif garis-garis, perhatikan bahwa garis-garis pada lengan kemeja harus bertemu dengan garis-garis pada lapisan di belakang bahu.sementara itu, jika senang dengan kemeja bermotif kotak_kotak, perhatikan motif kotak-kotak tersebut tidak terputus oleh sambungan pada bahu, lengan, serta pada sisi kanan dan kiri kemeja.Pilih warna yang karem dan tidak mencorok jika mengenakan jas. Untuk jas, pilih warna yang tidak terlalu senada dengan kemeja atau pilih yang sedikit kontras agar warna tidak terlihat mati. Perlu diperhatikan juga saat mengenakan jas, pilillah kemeja dengan kerah yang lebih tinggl 2cm dari kerah jas.Banyaknya tipe kerah kemeja yang ditawarkan dapat membuat terlihat stylish. Cukup banyak pilihan kerah kemeja yang ada, namun yang paling penting adalah bagaimana merasa nyaman ketika menggunakan kemeja tersebut.


Keywords : bajukokomodern.com, baju koko modern,